Apakah Ini Modus Penipuan Baru?
Hari sabtu kemarin, tepatnya tanggal 8 Maret 2008, saya seperti biasa kalau mengawali membaca koran Suara Merdeka, pertama baca headline dulu kemudian langsung baca ke bagian Surat Pembaca. Berita lain nya setelahnya ![]()
Ada yang menarik di surat pembaca hari itu, tentang seorang pembaca yang bercerita bahwa dirinya telah dirugikan karena adanya penipuan yang menimpa dirinya.
Dengan gaya bahasaku sendiri, aku coba ceritakan tulisan itu, karena tulisan aslinya sangat panjang ![]()
Sang penulis menceritakan kalau dia baru saja menjadi korban penipuan yang mengakibatkan dirinya dirugikan sekitar 100 juta rupiah. Pada hari sabtu, dia berencana mengambil uang di ATM BNI, ketika dia barusaja memasukan kartu ATM nya, dan kemudian layar mesin ATM langsung offline dan di monitor tertulis “Maaf Mesin Tidak Beroperasi”, ketika memasukan kartu ATM, penulis merasa bahwa kartunya tidak masuk dengan benar, sehingga dia memutuskan untuk mendorong dengan kartu lain, tetapi tidak berhasil.
Kemudian dia mencoba menghubungi nomor Call Center yang tertempel di Mesin ATM yaitu 024-705720** (Surat asli tidak pake bintang).
Dan dijawab oleh petugas yang kemudian memandunya untuk menghidupkan mesin, dengan disuruh menekan kombinasi tombol, tetapi mesin tetap saja tidak bisa hidup.
Kemudian petugas menyarankan untuk memblokir kartu ATM tersebut, karena pada hari sabtu, katanya tidak ada petugas yang bisa datang.
Pada hari senin nya, penulis melapor ke cabang Bank BNI, dan alangkah terkejutnya ketika dia mengetahui kalau ATM nya tidak terblokir dan uang di rekening nya sudah berkurang, dengan bukti adanya bukti transaksi penarikan tunai dan transfer ke beberapa rekening.
Dan lebih terkejut lagi ketika pihak Bank menyatakan kalau nomor Call Center itu adalah nomor Call Center Palsu. Dan kata penulis juga, pada hari itu juga ada korban lain yang mengalami nasib serupa.
Saya menuliskan disini, hanya untuk berbagi informasi, kalau mungkin ada Model Penipuan baru dengan memasang nomor Call center palsu.
Untuk pengalaman saya sendiri, dalam menggunakan ATM BNI, saya pernah melakukan transaksi penarikan tunai sebesar 500 rebu, uang tersebut tidak keluar dari mesin ATM tapi rekening saya berkurang, tapi setelah saya laporkan ke BNI dan di setelah disuruh menunggu 1 minggu, akhirnya uang saya kembali.
Dan ternyata, bukan hanya saya yang pernah mengalaminya, beberapa teman kantor saya juga pernah mengalami peristiwa seperti yang saya alamai.
Jadi kawan, lebih berhati-hatilah dalam melakukan transaski via ATM, usahakan mencatat nomor Call Center yang ada dibagian belakang kartu di Memori Ponsel atau di Buku telepon, untuk berjaga-jaga apabila dibutuhkan.
Semoga bermanfaat.
Loading...
yuhuuuuuu vertamax
bokapnya EL - Maret 10, 2008 at 12:05 pm
wew jadi ngeri bnyk modus penipuan baru jeng:jotos:
bokapnya EL - Maret 10, 2008 at 12:06 pm
:tepuk:
maksaih infone yo…
akan aku sebar kesemua teman2ku…
sangat bermanfaat sekali…
alfin - Maret 10, 2008 at 12:15 pm
Perlu disebarkan lewat milis2 nih. Makin kere aja modus penipuan jaman sekarang :ckckck:
-=«GoenRock®»=- - Maret 10, 2008 at 3:26 pm
kayaknya pihak bank harus sering2 berkunjung ke ATM nya masing2 deh, ngecek perangkat dan membasmi nomer2 kontak sampah,
puputs - Maret 10, 2008 at 3:44 pm
catettttt….
sluman slumun slamet - Maret 10, 2008 at 6:06 pm
wah.. saya juga sering ambil duit di atm je
jadi takut nich
funkshit - Maret 10, 2008 at 6:21 pm
bneran gak umum nih ade’ :heehee: :ting:
Dian Sastorwardoyo - Maret 10, 2008 at 8:50 pm
:haah: makin banyak orang cerdas di negri kita
weleh tengkyu’ banggedh yaw inpone
masmoemet - Maret 11, 2008 at 9:17 am
ahh.saya pernah kejadian dengan atm danamon masalah yang uang ga keluar itu..tapi selesai..jadi takut ah..
stey - Maret 11, 2008 at 1:49 pm
semoga ndak pernah mengalami kejadian seperti itu
nice post kiyat!
teguh - Maret 12, 2008 at 10:55 am
:haah::haah: hah,, masa sech call center 024?? mank ada gitu yang cabang??
setau saya, call center biasanya [kebanyakan] dengan kode area 021 [Jakarta, tpi tidak mutlak karena tergantung kantor pusatnya dmana].
:humm::humm:
namanya ajah call center. . . bukan call branch kan? :hemm::hemm:
arvernester - Maret 14, 2008 at 9:40 am
kok saya nelpun nomernya itu ndak isa ya Jeng? :humm:
kenapa kah?
padahal sudah saya tulis beneran lho…pake bintang segala lagi… :huff:
chiw - Maret 14, 2008 at 3:57 pm
Wah itu mah udah sering banget,,,,
Sering terjad di ATM mandiri dan BNI,,
tapi klo baca di koran sie sering nya mandiri
[mungkin karena srver e-lontar lebih mudah di......]
Kita harus lebih hati2 tuh…
Labyrinth - Maret 14, 2008 at 11:11 pm
Aku wong ndeso kok. Butuh duwit paling ya mecah kendi.
Mardies - Maret 15, 2008 at 3:50 am
saiki tho mas mending ati ati wae mergo saiki segala modus pencurian kie tambah banyak wae :heehee::heehee:
nek ketemu di :jotos:bareng” wae :hahaha::hahaha::hahaha:
ndutz - Maret 15, 2008 at 8:30 pm
wah ngeri…
waspadalah…. waspadalah…!!!
Jiban - Maret 15, 2008 at 9:13 pm
bener, sing ati2. pencuri tetap selangkah lebih maju daripada yang dicuri.
Samsul - Maret 16, 2008 at 9:13 am
wah..
yasudah, pake credit card sajah.
*kayak punya aja tik.. :)) *
-tikabanget- - Maret 16, 2008 at 11:31 am
ga punya ATM….
aku msh pke cara tribal..!!!
*nice info*
eh,bojomu wes hamil lom yat..???
escoret - Maret 17, 2008 at 1:12 pm
thanks much, brother
Larynfz - Maret 19, 2008 at 7:50 am