Ora Umu[k]m
Jangan berjalan di belakangku, aku tak bisa menuntunmu.

Archive for the 'Ngarang' Category

Kemana mereka

Desember 13, 2007

Lamunanku tersentak, kulihat sekeliling, kumerasa aku menjadi seorang diri, sementara mereka tiba-tiba menghilang entah kemana, hilang tanpa bekas seperti lenyap di telan bumi
Mbah Ableh tertegun, hisapan rokoknya langsung saja di hentikan, dia melihat sekeliling, memandang jauh ke segala arah seperti sedang mencari seseorang, namun hanya sepi yang dia temukan, seperti hilang hawa kehidupan di sekeliling [...]

Sepatu Robek [Seri Mbah Ableh]

Nopember 22, 2007

Angin pagi itu begitu dingin, serasa menusuk di tulang, Mbah Ableh segera bangkit dari tidurnya, di bukanya pintu jendela, sorot matahari pagi sudah mulai terlihat, kok ayam jantan bersahut-sahutan. Hari telah berganti.. hari telah berulang ke pagi hari lagi.
Mbah Ableh merapihkan tempat tidurnya, dilipatnya kain sarung yang di buatnya sebagai selimut, masih terlihat mengantuk Mbah [...]

Dan tersenyumlah

Nopember 9, 2007

Matahari sudah tinggi, sekitar jam 11:00 siang kelihatan nya, cuaca cerah, angin semilir melewati pepohonan, menjadikan daun-daun bergerak layaknya tarian.
Tampak di tengah-tengah hijaunya persawahan berdiri seorang lelaki paruh baya memakai caping, sebut saja dia Mbah Ableh, pakaian warna putih yang sudah terlihat lusuh melekat di badan.
Mbah Ableh menengadah ke atas sembari meletakan tangan kanan nya [...]